Kebingungan kadang dialami oleh orang-orang yang memiliki masalah obesitas atau kelebihan berat badan. Mereka berusaha keras dan susah payah membuat berat badannya normal kembali. Segala hal dilakukan, mulai dari diet dengan mengontrol pola makannya, terapi pada ahli nutrisi, hingga olahraga mati-matian untuk menurunkan berat badannya. Tapi bagaimana dengan orang kurus?. Apakah mereka yang kurus juga ekstra kerja keras untuk dapat menaikkan berat tubuhnya menjadi normal?.
Kondisi badan kita sedikit banyak dipengaruh oleh faktor genetik atau
keturunan. Artinya bila orang tua kita berbadan gemuk, secara alami, tanpa
kerja keras badan kita telah terbentuk gemuk demikian sebaliknya. Jika orang
tua kita memang perawakannya kurus, usaha untuk membuat badan lebih gemuk
memang sulit. Sebenarnya kurus pun tak masalah asalkan kondisi fisik anda
sehat.
Keadaan kurus akan menjadi semakin buruk jika anda mempunyai suatu penyakit
yang membuat metabolisme tubuh menurun dan nafsu makan berkurang. Faktor
psikologis juga menjadi perhatian ketika kesehatan psikis terganggu dan
berpengaruh terhadap pola makan anda. Stress, depresi, trauma, dan lain-lain
bisa menguras energi yang dihasilkan dari makanan yang kita asup dan dapat
menghilangkan nafsu makan. Untuk keadaan tersebut, anda bisa melakukan medical
check-up ke dokter atau laboratorium untuk melihat apakah ada faktor lain dalam
tubuh anda. Anda juga bisa mendatangi psikolog, jika memang itu
dibutuhkan.
Yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana pola makan kita selama ini.
Menurut Endah Budiati, Amd, Ahli Gizi RS Mitra Keluarga Surabaya, untuk
ukuran orang normal, makan 3 kali sehari mungkin sudah cukup, namun untuk yang
kurus, anda boleh makan hingga 4 kali atau lebih. Tapi kita harus pandai-pandai
memilih bahan makanan jangan sembarangan mengkonsumsi bahan makanan hanya
karena ingin gemuk, sebaiknya hindari makanan seperti gorengan, jeroan
(hati, rempela ayam atau sapi), apalagi bahan makanan yang mengandung santan
kental, bukannya tambah gemuk, bisa-bisa kolesterol anda justru naik. Bukan
hanya orang gemuk saja yang kadar kolesterolnya tinggi. Orang kurus pun juga
berpeluang terkena kolesterol diatas 200 (normalnya dibawah 200).
Usahakan makan makanan seimbang seperti nasi, sayur, buah, lauk hewani, dan
nabati. Kalau bisa imbangi dengan susu di pagi hari dan saat menjelang tidur.
Untuk snacknya berikan 3 jam setelah makan berupa jus alpukat, jus mangga, bisa
juga ditambah kue-kue basah seperti talam, pisang nagasari, dll.
Jika tak suka susu, anda bisa menggantinya dengan susu kedelai, air kacang
hijau, jus mangga, alpukat, atau es cream. Semua itu dapat dijadikan alternatif
karena kalorinya tinggi. Yang paling tinggi kandungan kalori ada pada jus
mangga dan es cream (karena es cream perpaduan antara susu dan gula). Anda bisa
mencampurkan susu kental manis pada jus mangga dan alpukat, atau mengganti
gulanya dengan madu yang lebih alami. Anda juga bisa mencoba kue-kue atau roti tawar
dan mengganti selainya dengan madu. Jangan memilih camilan seperti snack ringan
atau kerupuk, karena makanan ini kosong, ia hanya besar di kemasan namun
kandungan gizinya tak ada. Anda bisa memilih crackers, buah, es cream, coklat,
roti tawar bakar dengan selai manis, dan sejenisnya.
Makan malam memang bisa membantu, namun dianjurkan 1 atau 2 jam
sebelum tidur. Karena kalau langsung tidur anda akan hanya akan menimbun lemak
bukannya jadi otot. Minum susu bisa juga dilakukan menjelang tidur karena susu
tinggi kalsium, ia akan bekerja maksimal dan berproses saat anda tidur.
Olahraga juga perlu !. Jangan karena ingin gemuk malah tidak beraktivitas.
Itu salah !. “Tetaplah berolahraga, karena olahraga merangsang keinginan makan
kita bertambah. Energi yang terbuang lewat aktivitas dan olahraga dipulihkan
dengan makan” jelas Endah. Untuk penambahan suplemen atau vitamin
diperbolehkan, namun tetap memperhatikan kebutuhan tubuh. Untuk orang kurus
vitamin yang baik untuk kondisi tubuh adalah Vitamin B kompleks. Apa yang kita
makan lebih mudah diolah dengan vitamin B. Anda juga bisa mengkonsumsi Folat,
yang dapat membantu meningkatkan nafsu makan kita dan membantu proses
pembentukan energi. Bahan-bahan Folat sering dikonsumsi para ibu hamil,
biasanya kita temukan pada sayuran hijau, kini tersedia folat dalam bentuk
kapsul untuk langsung diminum.
Menurunkan dan menaikkan adalah suatu proses bertahap.
Coba buat program kenaikkan per minggu usahakan naik hingga ½ kg. Tapi, harus
diingat, adalah suatu kesalahan kalau kita menginginkan gemuk secara instan.
Yang kita gemukkan sebenarnya adalah otot tubuh melalui kombinasi olahraga dan
pola makan kita bukannya lemak, makanya kita berolahraga untuk membuat otot
kita berkembang dan berisi. Selamat mencoba !